Manshur Abdul Hakim

Bangsa ke-13 Sang Penguasa Dunia

Siapakah bangsa ke-13? Mengapa mereka disebut demikian? Apakah kita termasuk keturunan mereka? Benarkah mereka menguasai dunia? Lalu, apa yang mereka kuasai? Bagaimana pula pengaruh keberadaan mereka terhadap kehidupan sosial, agama, ekonomi, dan politik di dunia? Semua pertanyaan dan keraguan Anda terjawab dalam buku ini. Mulai dari asal-usul, sejarah, kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan agama bangsa ke-13 yang tersebar hampir di seluruh belahan dunia, serta pengaruh mereka terhadap kebijakan di dunia internasional dibahas tuntas oleh Manshur 'Abdul Hakim. Pun, misteri 12 bangsa yang hilang yang konon hidup di bawah tanah dan akan muncul menjelang Kiamat diungkap secara rinci dengan gaya bahasa yang mudah dipahami. Dengan disertai beberapa referensi yang padat menjadikan buku ini lebih unggul dibandingkan dengan buku lain yang sejenis.[Mizan, Mizania, Agama, Islam, Sejarah, Pengetahuan, History, Indonesia]
276 trykte sider
Copyrightindehaver
Mizan

Vurderinger

    randibayu94har delt en vurderingfor 2 år siden

    Sangat membantu

    Reyhan Nayudahar delt en vurderingfor 2 år siden
    👍Værd at læse

Citater

    John Rainhar citeretsidste år
    Wahai Tuhan Pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.”

    (QS Âli ‘Imrân [3]: 26)
    Taufik Zuneldihar citeretfor 2 år siden
    eberapa ayat tersebut menunjukkan Bani Israel adalah keturunan dari 12 putra Ya‘qub a.s. Merekalah yang kemudian dikenal sebagai Yahudi setelah mereka pergi dari Mesir dan umat-umat lain mengikuti agama dan syariat mereka. Ayat-ayat tadi juga menjelaskan bahwa agama mereka adalah Islam. Hal ini berdasarkan firman Allah melalui perkataan Fir‘aun, Dan Kami selamatkan Bani Israel melintasi lautan, kemudian Fir‘aun dan bala tentaranya mengikuti mereka untuk menzalimi dan menindas (mereka); hingga ketika Fir‘aun hampir tenggelam, dia berkata, “Aku percaya tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israel dan aku termasuk orang Muslim yang berserah diri (kepada Allah)” (QS Yûnus [10]: 90).
    Taufik Zuneldihar citeretfor 2 år siden
    dalam hatimu dengan izin Allah’ (QS AlBaqarah [2]: 97).
    Turun pula ayat, Karena itulah mereka menanggung kemurkaan demi kemurkaan (QS AlBaqarah [2]: 90)3. Allah berfirman tentang ke12 saudara Yusuf a.s., Sesungguhnya ada beberapa tanda kekuasaan Allah pada (kisah) Yusuf dan saudara-saudaranya bagi orang-orang yang bertanya (QS Yûsuf [12]: 7).”
    3 Lihat: Tafsir Ibn Katsir juz 1 tentang Surah AlBaqarah.
    Al-Quran menyebutkan Israel dan Bani Israel dalam beberapa ayat, khususnya ayat tentang kisah Nabi Musa a.s. dan Fir‘aun serta Bani Israel di Mesir. Allah mengutus Nabi Musa a.s. kepada Bani Israel untuk menyelamatkan mereka dari cengkeraman Fir‘aun. Bani Israel adalah kaum dan keluarga Nabi Musa a.s. Setiap rasul diutus Allah kepada kaumnya. Sedangkan, Nabi Muhammad Saw. bukan saja diutus Allah khusus kepada kaumnya, tetapi untuk semesta alam

På boghylderne

    Rawan Ballaga
    RAWAN BALLAGA
    • 115
    • 5
    Fachry Ansyah
    Knowledge
    • 12
    • 1
    Aaatcs
    A book
    • 15
    Nurul Jannati
    Religi
    • 4
    Lusy Bata
    Bacaan
    • 9
fb2epub
Træk og slip dine filer (ikke mere end 5 ad gangen)